10 Langkah Untuk Berpikir Kritis

 

 

Langkah-langkah berikut ini, yang dinukil dari buku The Advantage karya Emma Sue Prince, bisa membantu meningkatkan keterampilan berpikir kritis dan meningkatkan kesadaran umum Anda:

  1. Pertanyakan Asumsi

Darimanapun asumsi itu berasal, pertanyakan asumsi itu. Pemikir yang kritis selalu penasaran dan mencari apa dan mengapa di balik semua hal. Jadilah lebih forensik ketika dihadapkan dengan sebuah situasi dan cobalah untuk mengetahui darimana asal asumsi itu. Kita mungkin membuat beberapa asumsi secara otomatis tanpa berpikir lagi. Sekaranglah saatnya untuk mengubah hal itu dan mulai mempertanyakan segalanya.

  1. Gunakan Persepsi Yang Berbeda

Masuklah kedalam pikiran orang lain sebanyak yang Anda bisa! Ini adalah saat ketika empati muncul. Libatkan juga orang lain dalam membuat keputusan. Ketahui bagaimana orang lain mamandang suatu permasalahan.

  1. Gunakan Data Untuk Mendorong Keputusan

Ganti semua tebakan atau celah dengan fakta dan data, dan pertanyakan keputusan yang telah diwujudkan tanpa data atau fakta untuk mendukung keputusan tersebut. Selalu kerjakan tugas Anda dan periksa semuanya. Dan jika Anda tidak yakin akan sesuatu, katakana saja, dan selidiki.

  1. Pelajari Cara Menghadapi Ambiguitas

Anda mungkin menyukai semua hal yang jelas, tetapi cepatnya kehidupan dan bisnis yang terkait dengan faktor global,  termasuk didalamnya teknologi dan orang-orang, membuat Anda mungkin tidak pernah tahu semua variabelnya. Jadi Anda perlu belajar merasa nyaman dilingkungan dimana perubahan konstan dan pembuatan keputusan secara cepat, biasa dilakukan.

  1. Jadilah Kreatif

Lihat peluang disaat orang lain hanya melihat hambatan dan carilah peluang itu! Pemikir cerdas yang pintar memandang kemunduran dan masalah sebagai kesempatan untuk sesuatu yang baru, atau sebagai cara yang lebih baik untuk melakukan sesuatu. Eksplotasi cara-cara baru yang kreatif dan inovatif. Otak Anda memiliki kemampuan secara alami untuk menjadi kreatif.

  1. Sediakan Waktu Untuk Refleksi

Luangkanlah waktu untuk merefleksikan dan memikirkan prioritas dalam setiap proses pengambilan keputusan. Bahkan relaks selama 5 menit disela-sela kesibukan Anda bisa membuat perbedaan, karena meski sedikit, waktu seperti ini bisa menjadikan proses pemikiran yang waspada dan pembuatan keputusan dengan baik.

  1. Jangan Mudah Percaya

Jangan puas dengan apa yang terlihat diluar. Pikirkan tentang faktor-faktor seperti akar sebab dan sumber masalahnya,  dan tentang apa yang tersembunyi di balik semua itu. Jangan percaya pada semua yang Anda dengar, jangan pernah! Meskipun, secara otomatis kita cenderung melakukan hal itu.

  1. Bangun Keterampilan Anda

Baca, baca dan baca. Dan akan lebih baik jika ditulis. Miliki lebih banyak percakapan mendalam tentang topik-topik kompleks yang penting. Eksplorasi kejadian terkini dengan lebih banyak. Ambil bagian dalam sebuah debat. Miliki pandangan dan pendapat. Pelajari sesuatu yang baru setiap hari. Terus belajar dan jadilah penasaran.

  1. Berhenti Mengesampingkan

Kita membuat penilaian kepada orang lain secara otomatis, berdasarkan pada fakta yang tidak pasti. Latih diri Anda sendiri untuk berhenti melakukan hal  itu, meskipun hanya dengan bercanda. Apa yang keluar dari mulut Anda akan diingat, bukan saja oleh orang lain lain, tapi juga oleh otak Anda. Dengan cepat Anda benar-benar akan percaya pada penilaian Anda sendiri, tanpa menguji keandalan mereka.

  1. Jujur dan Terbuka

Berkomunikasilah dengan jelas, jangan mengarang,  dan jangan memalsukan pengetahuan. Persiapkan pertemuan atau presentasi Anda dengan baik.

 

This entry was posted by admin on Sunday, January 31st, 2016 at 9:15 pm and is filed under Manajemen . You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed. You can leave a response, or trackback from your own site.

Leave a Reply

infopaytren.com
Categories