7 Pelajaran Bisnis yang Harus Anda Pelajari sebelum Umur 30

Memulai bisnis – atau menjadi  sebagai seorang profesional – ketika Anda muda dapat menakutkan. Anda mungkin memiliki pengetahuan tentang bisnis dari sekolah, buku atau saran praktis dari media online, tetapi ada perbedaan besar antara memahami dasar-dasar bisnis di atas kertas dan mendapatkan kebijaksanaan melalui pengalaman aktual.

Di akhir karir Anda, Anda akan mengumpulkan banyak pengetahuan dan ratusan pelajaran, tetapi ada beberapa pelajaran yang harus Anda pelajari sejak dini – idealnya sebelum Anda berusia 30 tahun.

Pelajaran ini adalah beberapa yang paling penting untuk dipelajari saat Anda masih cukup muda untuk memanfaatkannya:

1. Orang Yang Tepat Bernilai Segalanya.

Hampir mustahil untuk membangun bisnis yang sukses sendiri. Bahkan jika Anda seorang wiraswasta mandiri, akan ada mentor, mitra, vendor, dan rekan kerja di samping Anda yang membantu Anda mencapai visi jangka panjang Anda. Jadi, kenali orang-orang berharga disekitar Anda yang akan membukakan peluang lebih banyak bagi Anda, yang membantu Anda memeberikan informasi berharga di mana pun Anda berada dan membuat Anda lebih cermat dalam mengambil keputusan seperti perekrutan dan kesepakatan jangka panjang.

Mempelajari pelajaran ini lebih awal akan mencegah Anda membuang-buang waktu untuk orang yang salah dan memberi Anda lebih banyak waktu untuk bekerja dengan orang-orang terbaik yang Anda temukan.

2. Anda Akan Gagal – Its OK.

Tidak peduli seberapa banyak Anda memiliki pengetahuan atau seberapa banyak Anda mempersiapkan diri, kegagalan tidak akan terhindarkan bagi Anda. Bisnis Anda mungkin menjadi sukses secara keseluruhan, tetapi akan ada strategi dan ide-ide yang macet dan gagal. Menghadapi kegagalan dengan kesadaran bahwa hal itu, dalam beberapa kasus, tidak dapat dihindari, akan membuatnya lebih mudah diterima.

3. Waktu Adalah Sumber Daya Yang Paling Berharga.

Pepatah mengatakan bahwa “waktu adalah uang” adalah metafora yang tepat untuk menggambarkan kekuatan yang dapat dimiliki waktu ketika dianggarkan dan digunakan sebagai sumber daya. Ini berfungsi dalam beberapa dimensi yang berbeda. Misalnya, semakin cepat Anda memulai sesuatu, semakin banyak waktu Anda untuk menghasilkan manfaat bagi diri sendiri, dan semakin banyak waktu Anda harus bekerja dengan proyek itu.

Selain itu, Anda hanya memiliki berjam-jam dalam sehari, dan bagaimana Anda menghabiskannya memiliki dampak langsung pada seberapa banyak nilai yang dapat Anda hasilkan. Semakin cepat Anda mempelajari pelajaran ini, semakin banyak waktu yang akan Anda hemat.

4. Komunikasi Dapat Mencegah Atau Memperbaiki Hampir Semua Masalah.

Kekuatan komunikasi tidak bisa diremehkan. Berkomunikasi secara proaktif dapat mencegah hampir semua masalah – dengan menjelaskan berbagai hal dengan jelas, menetapkan ekspektasi yang kuat dan mengurangi kesalahpahaman. Berkomunikasi dengan baik juga dapat membantu Anda menyelesaikan masalah, apakah itu membuat permintaan maaf, datang dengan solusi yang disepakati bersama atau menjelaskan keadaan yang terjadi.

5. Kesempurnaan Adalah Musuh Kemajuan.

Karena kita hidup di tengah-tengah lingkungan bisnis yang serba cepat, menunggu untuk bergerak maju dengan inisiatif baru karena tidak cukup sempurna, dapat berarti kegagalan. Bisnis yang gesit, fleksibel, dan adaptif yang menunjukkan pemahaman bahwa hal-hal dapat diuji dan dioptimalkan sementara mereka sudah menghasilkan pengembalian investasi adalah yang akan berhasil.

Anda tidak akan pernah membuatnya sempurna pada percobaan pertama. Tapi pastikan untuk menyeimbangkan “kesiapan” inisiatif Anda dengan kelincahan dan kecepatan.

6. Semua Ide Harus Berakar Pada Kepraktisan.

Tidak peduli seberapa bagus atau orisinal atau menarik ide Anda, Tapi ketika tidak praktis dan dapat diwujudkan, it is nonsen. Misalnya, jika Anda memiliki visi untuk video yang luar biasa, tetapi Anda tidak memiliki sumber daya untuk memproduksinya dengan cara yang efisien, Anda harus membuang idenya.

Hal yang sama dapat dikatakan tentang ide bisnis apa pun; Anda mungkin memiliki konsep baru yang revolusioner untuk suatu perusahaan, tetapi jika tidak ada cara untuk membuatnya layak atau menguntungkan, Anda tidak akan dapat pindah ke bentuk eksekusi apa pun. Terkadang, ide-ide terbaik harus ditunda karena kurangnya kepraktisan.

7. Selalu Ada Banyak Hal Yang Dapat Anda Lakukan Untuk Terus Belajar.

Tidak peduli seberapa banyak Anda tahu, atau seberapa banyak Anda pikir Anda tahu, selalu ada lebih banyak informasi untuk dipelajari. Anda akan selalu memiliki ruang untuk menjadi pemimpin yang lebih baik dan pengusaha yang lebih baik, dan akan selalu ada keterampilan dan kemampuan baru untuk diperoleh. Mengikuti kursus pengembangan diri secara terus-menerus akan membuat Anda menjadi yang terbaik.

Semakin awal Anda mempelajari pelajaran bisnis ini, semakin banyak waktu Anda harus menggunakannya dalam lingkungan praktis, dan semakin sedikit dampak yang akan Anda hadapi. Anda tidak akan pernah sempurna, jadi jangan khawatir jika Anda membuat kesalahan atau melupakan hal-hal yang akan Anda dapatkan manfaatnya.

Sumber: https://www.entrepreneur.com

This entry was posted by admin on Tuesday, April 16th, 2019 at 8:55 am and is filed under Bisnis . You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed. You can leave a response, or trackback from your own site.

Leave a Reply