Doa Untuk Negeri

Teringat tausiah sang penceramah di suatu saat dulu, yang  mengatakan, “Betapa banyak orang-orang Indonesia setiap tahunnya pergi menunaikan haji, namun bangsa ini masih saja dalam keterpurukan”.

Andai saja jemaah haji Indonesia yang mencapai 200.000 orang lebih setiap tahunnya, mendoakan bangsa ini disaat mereka berhaji, mungkin kita tidak terpuruk terlalu lama. Karena bukankah di Mekkah adalah tempat dimana segala doa akan dikabulkan oleh sang Khalik.?!

Saya tidak bermaksud menyalahkan yang berhaji. Tapi adakah kita peduli dengan bangsa ini. Peduli, paling tidak untuk mendoakan kebaikan bukan hanya untuk diri sendiri. Untuk orang lain, dan pada akhirnya kebaikan untuk seluruh bangsa ini.

Bukan hanya untuk yang berhaji, untuk semua kita yang merasa warganegara Indonesia, yang hak-haknya merasa dirampas, dan yang merasa terzolimi, doa kita mungkin juga akan diijabah walau bukan ditempat mustajab.

Intinya, adakah kita peduli pada selain diri kita sendiri?

Jika ada, sudah berapa kali Anda mendoakan orang lain?

Jika memang peduli, sudah berapa lama Anda mendoakan kebaikan buat bangsa ini. Saya khawatir, kita belum pernah melakukannya.

Jika berdoa saja tidak kita lakukan-yang notabenenya merupakan selemah-lemahnya iman seseorang dalam menolak kemungkaran-apalagi berbuat sesuatu yang lebih berat.

Puasa Ramadhan ini adalah momentum untuk itu,  jika anda peduli, mari kita berdoa, untuk kebaikan negeri dan bangsa ini!

This entry was posted by admin on Saturday, August 13th, 2011 at 9:03 am and is filed under islam, kata kata . You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed. You can leave a response, or trackback from your own site.

Leave a Reply

infopaytren.com
Categories