Nak, sudahlah.. berhentilah menangis..

Nak..Jika kelak kau temukan gedung wakil rakyat itu berdiri megah, bapak akan ceritakan awal kisahnya kepadamu, tapi sekarang, diamlah…

Toh harga cabe sudah turun, kenapa masih sedih…atau mungkin kelak engkau tidak menyukai cabe, karena kamu keturunan Jawa, tidak ada salahnya Bapak menghiburmu dengan mengatakan itu, semata-mata hanya karena Bapak tidak ingin kamu menangis lebih lama lagi..

Nak..bapak akan ceritakan juga sedikit kegembiraan Bapak tentang sepakbola tanah air kita. Saat ini sudah ada titik terang di tubuh organisasi tertinggi sepakbola ini, mudah-mudah benar mereka telah mendapatkan petunjuk jalan yang benar, karena kalau semuanya omong kosong lagi, kelak engkau bernasib sama dengan generasi Bapakmu sekarang, engkau tidak akan bisa menyaksikan tim kita tampil berbuat banyak di piala dunia.

Nak, tidakkah engkau tersenyum sedikit melihat aksi bapak polisi kita yang bisa lipsing dengan kerren di TV? Ternyata mereka tidak seangkuh seragamnya, mereka juga manusia. Kalaupun Bapak akan ceritakan tentang penilangan yang pernah Bapak rasakan dijaman ini, dan dengan kejadian itu Bapak tidak bisa menghilangkan stigma negatif tentang mereka, mudah2an kelak engkau tidak mendapati perlakuan yang sama seperti Bapak rasakan, lihatlah, dibalik keangkeran mereka, mereka juga bisa menghibur kita, mereka sama seperti kita, ada sisi baik, naif, dan itu manusiawi..

Nak, jangan bilang ibumu kalau bapak belum sempat memperbaiki gril AC mobil…Bapak lihat kalian intens ngobrol…

Nak diamlah, jika tidak bapak juga akan ikut menangis…

This entry was posted by admin on Saturday, April 9th, 2011 at 8:36 pm and is filed under Kisah, testimoni . You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed. You can leave a response, or trackback from your own site.

Leave a Reply

infopaytren.com
Categories