Pengaduan pencurian pulsa, sms ke 159

Topik yang lagi hangat dibicarakan selain masalah korupsi adalah pencurian pulsa. Pencurian pulsa atau penyedotan pulsa dengan dalih konten itu sebenarnya sudah cukup lama terjadi dan dikeluhkan masyarakat. Tapi tidak ada penjelasan jika tidak mau dikatakan penyelesaian dari Pemerintah, operator atau content provider (CP). Sejak kasus ini marak, Menkominfo, alhamdulillah, telah melakukan tanggapan yang sedikit melegakan masyarakat.

Untuk menyelesaiakan kasus ini dibutuhkan partisipasi Anda, masyarakat. Laporkan saja jika Anda pernah menjadi korban pencurian pulsa dengan dalih konten yang nakal dan tidak bertanggungjawab. Sejumlah mahasiswa yang mengatasnamakan Lingkar Studi Mahasiswa (Lisuma) Jakarta, sudah mulai membuka sebuah posko aduan pencurian pulsa. Posko ‘bergerak’ itu setiap hari berpindah lokasi. Jika Anda yang berada di luar Jakarta, bisa melaporkan melalui sms ke nomor 159. Tentunya ini bukan nomor jebakan buatan provider nakal yang bisa menyedot pulsa Anda. Sms ini gratis dibawah naungan Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI).

Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI) adalah Sebuah Badan Regulasi Mandiri (IRB-Independent Regulatory Body) yang melindungi kepentingan publik (pengguna telekomunikasi) dan mendukung serta melindungi kompetisi bisnis telekomunikasi sehingga menjadi sehat, efisien dan menarik para investor. BRTI didirikan pada tanggal 11 Juli 2003 dengan Keputusan Menteri Perhubungan No. 31/2003 tentang penetapan Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI).

Salah satu fungsi BRTI adalah melakukan pengawasan dan pengendalian terhadap penyelenggaraan jaringan telekomunikasi dan penyelenggaraan jasa telekomunikasi, yaitu berupa kinerja operasi, persaingan usaha, hingga penyelesaian perselisihan antar penyelenggara jaringan telekomunikasi dan penyelenggara jasa telekomunikasi.

Tahun 2011 ini, sebagai bentuk pe layanan informasi dan pengaduan konsumen telekomunikasi bagi masyarakat, BRTI membuka BRTI Contact Center. Ke nomor 159. BRTI Contact Center dapat diakses hampir dari seluruh operator telekomunikasi (kecuali: Bakrie Telecom yang baru membuka untuk DKI Jakarta). Konsumen telekomunikasi dapat menghubungi layanan BRTI Contact Center tanpa dikenakan biaya alias gratis,

Walaupun hingga saat ini telah ada sekitar 9.000 kasus lebih pengaduan yang masuk ke nomor 159, tetap diharapkan partisipasi Anda untuk melaporkan kecurangan apa saja yang Anda terima, demi semangat menuntaskan kasus ini, Sms-nya gratis, tetapi Anda harus tetap bertanggungjawab dengan apa yang Anda laporkan tentunya. Sms bisa kapan saja, sesempatnya Anda, dan dimana saja Anda berada, Anda bisa berpartisipasi.

This entry was posted by admin on Tuesday, October 11th, 2011 at 3:52 am and is filed under Kisah, persepsi . You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed. You can leave a response, or trackback from your own site.

5 Comments

  1. kasus ini mesti diselesaikan dengan fair.. agar konsumen menjadi tenang..

  2. supiyan says:

    Saya pengguna operator Xl no hp 087729370880 .tgl 11 Jun12 sy isi pulsa 50) utk mengaktifkan bb paket gaul, dan hari itu juga pulsa terpotong. Setelah sy cabut batre dan mengaktifkan kembali ternyata paket tsb tidak aktif. Tidak beberapa lama mincul sms dr operator say msh aktif di paket lain dan sy harus meng off kan ke 568. Ternyata setelah di off kan paket gaul tetap tidak aktif. Sy coba datang ke kantor XL crb tgl 12 Jun 12 dan jawabannya saya harus ikhlas pulsa saya hangus senilai 49 ribu buat XL tampa sy menikmati manfaat 1 kalipun dr pulsa sy yang terpotong 49 ribu. Sudah rugi biaya, waktu dan ikhlas. Penjelasan di sms operator xl utk aktivasi paket yang lambat dan njelimet membuat saya sebagai konsumen dan mungkin konsumen lain mungkin hanya mengurut dada. Semoga XL tidak mencari keuntungan dr konsumen dgn cara seperti ini

  3. hendy says:

    Saya penguna kartu xl, sudah kesekian kalinya pulsa saya dicuri konten 1818.
    Konten ini mencuri pakai otak, mereka tidak sembarangan maling pulsa, mereka menyasar kepada konsumen dgn nominal pulsa yg di atas 50rb, tiap kali saya isi pulsa 55rb utk mengaktifkan paket super ngebut, seketika itu pula saya mendapat sms dari 1818 yg menginformasikan bahwa pulsa saya sudah terpotong utk membeli konten RBT mereka, pdhl saya tidak pernah menyetujui ataupun membeli konten dri mereka. Dan hal ini slalu terjadi berulang kali meskipun sudah diadukan ke pihak xl, dan operatornya hanya menjawab ‘apakah bapak mau menonaktifkan konten nya?’ , lalu saya tentu saja menjawab ‘iya’ , tapi percuma saja itu hanya pertanyaan omong kosong, krn sampai hari ini tiap kali saya isi pulsa 50rb, konten 1818 pasti memotong pulsa saya.
    Pertanyaan saya , mau sampai kpn hal ini dibiarkan, memang yg dipotong hanya sedikit paling tidak 3rb-5rb , tapi tetap saja itu namanya mencuri.

    Bagi teman2 yg merasakan hal yg sama, jgn ragu utk mengadukannya, karena ini gak akan berakhir klo kita diam saja

    • Andy K says:

      Sama pak saya juga merasakan seperti bapak setiap 2 hari saya selalu terdaftar rbt oleh operator xl padahal saya tidak pernah mendaftar, saya sudah sekian kali telp ke xl dan dinon aktifkan namun selang 2 hari muncul kembali… dan pulsa telah terpotong. Dalam bulan Desember 2015 sudah 8 kali saya telp ke xl. Saya kemarin sudah melapor ke situs kominfo semoga ada balasannya.

  4. aya says:

    Dari dulu hingga sekarang Pencurian Pulsa kerap terjadi Meski sempat di hentikan oleh BRTI namun kini muncul lagi. seperti yg terjadi pada im3 Indosat dimana pulsa hilang secara misterius dan adanya konten sms jebakan dari 808. Knp dibiarkan BRTI

Leave a Reply

infopaytren.com
Categories